Sistem Pembelajaran

Pelaksanaan Proses Pembelajaran 

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya.

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber.

Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa) penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

Mekanisme Monitoring Perkuliahan

Monitoring pembelajaran dimonitor, dikaji, dan diperbaiki setiap semester. Monitoring dilakukan sebanyak 3 kali selama 1 semester yaitu pada awal semester, tengah semester dan akhir semester. Monitoring meiputi kedahiran dosen, kehadiran mahasiswa, proses pembelajaran (kontrak kuliah, GBPP, SAP, materi kuliah ; cara penyampaian), dan sarana prasarana pembelajaran (media pembelajaran, ruang kelas).    

Hasil Pembelajaran :

a.     Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang diharapkan.

       Secara kualitatif kompetensi yang dicapai saat ini baik, tetapi belum sepenuhnya sesuai tetapi belum sepenuhnya sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini ditandai dengan masih rendahnya presentase lulusan dengan  IPK  > 3,5.

b.   Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan kebutuhan pemanfaatan lulusan. Tuntutan dan kebutuhan pemanfaatan lulusan antara lain adalah ahli madya yang profesional dibidangnya. Lulusan Program Studi D3 Manajemen Usaha Peternakan memiliki kompetensi profesionalitas yang memadai di bidang peternakan sehingga tuntutan dan kebutuhan pemanfaat lulusan dapat dicapai. Selain itu adanya komptensi lain agar lulusan mempunyai kemampuan selain ilmu-ilmu peternakan tetapi dapat memberikan tambahan pengetahuan untuk mendukung jika bekerja di dalam maupun luar bidang peternakan.

c.   Data tentang kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisum lulusan). JUmlah lulusan 5 tahun terakhir sebanyak 177 orangdengan rata-rata lulusan 35,4 orang per tahun. Penyelesaian studi mahasiswa rata-rata 6-8 semester mempunyai IPK rata-rata 2,70.

d.   Kepuasan lulusan Program Studi D3 Manajemen Usaha Peternakan sebagian besar bekerja di sektor swasta, mulai dari perusahaan peternakan, perusahaan pakan ternak, perusahaan obat-obatan ternak, perusahaan sarana peternakan, koperasi, pabrik susu, pengolahan daging dan lain sebagainya. Hasil Pelacakan terhadap 15 orang lulusan Program Studi D3 Manajemen Usaha Peternakan menunjukkan 53,33% perusahaan peternakan, 20% PNS, dam 26,67% wirausaha. Lulusan juga memperoleh informasi mengenai lowongan dan perekrutan tenaga kerja dari Fakultas yang bekerjasama dengan instansi pemerintah dan perusahaan swasta melalui pengumuman di Fakultas maupun websute Fakultas Peternakan dan Pertanian (www.fp.undip.ac.id).   

Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangung berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hirarkinya. Pembelajaraan dilaksanakan menggungakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksploritasi, berkreasi, dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehdairdan dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.  

Program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium,lokakarya,bedah buku, penelitian bersama , pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni) serta hasil  yang diperoleh.

Program dan kegiatan akademik yang dilakukan diantaranya seminar, lokakarya, workshop, penelitian, dan pengabdian bersama yang melibatkan dosen dan mahasiswa ,